Ringankan Beban Masyarakat, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Kabupaten Lamandau

Ringankan Beban Masyarakat, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Kabupaten Lamandau
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Ir. Leonard S. Ampung saat menyampaikan sambutannya. (foto : Ist)

Nanga Bulik, dinamikakalimantan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka stabilisasi harga dan pengendalian inflasi tahun 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, Jumat (13/3/2026), dan disambut antusias oleh masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Ir. Leonard S. Ampung, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau, serta ratusan warga yang telah memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam sambutannya, Plt. Sekda Provinsi Kalteng, Ir. Leonard S. Ampung, menyampaikan bahwa program pasar murah merupakan arahan langsung Gubernur Kalteng sebagai langkah menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di daerah.

“Kami berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang hari besar keagamaan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Rizky Aditya Putra menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan.

“Menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri dan Nyepi, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat yang dapat berdampak pada naiknya harga bahan pokok di pasaran,” ujarnya.

Menurutnya, melalui pasar murah ini pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjangkau.

Untuk wilayah Kabupaten Lamandau, disediakan sebanyak 2.000 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram/paket.

Secara teknis, setiap paket bernilai Rp147.500 dan telah mendapatkan subsidi dari Pemprov Kalteng sebesar Rp137.500, sehingga masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp10.000 per paket.

Namun dalam kesempatan tersebut, Bupati Rizky Aditya Putra memutuskan untuk menanggung sisa pembayaran tersebut sehingga seluruh paket sembako dapat dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Setiap paket sudah disubsidi provinsi, sehingga tersisa Rp10 ribu. Sepuluh ribu itu semuanya saya yang bayar dan saya gratiskan untuk bapak-ibu sekalian,” ungkap Bupati yang disambut tepuk tangan warga.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dan dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Lamandau. (Ahm)