Momentum Peringatan Nuzulul Quran, Gubernur Kalteng Ajak Semua Elemen Perkokoh Persatuan

Momentum Peringatan Nuzulul Quran, Gubernur Kalteng Ajak Semua Elemen Perkokoh Persatuan
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat menyampaikan sambutannya

Palangka Raya, dinamikakalimantan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyelenggarakan acara buka puasa bersama dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an yang berlangsung di Aula Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).

Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan yang mengangkat makna dan hikmah peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Plt. sekda Prov. kalteng Leonard S. Ampung, unsur Forkopimda Kalteng, Kepala OPD Lingkup pemprov kalteng, Ketua MUI Prov. kalteng Khairil Anwar, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, Ormas Islam, Alim Ulama, dan seluruh ASN beragama Islam di lingkup Pemprov kalteng.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng menyampaikan bahwa kebersamaan dan persatuan akan melahirkan kekuatan dan solusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.

“Peringatan Nuzulul Quran mengingatkan kita pada malam agung diturunkannya Al Quran, sebagai cahaya penerang, pedoman dalam hidup beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut dikatakan, peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum untuk mengingat Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang mengajarkan kedamaian, persatuan, dan hidup rukun dalam keberagaman.

“Dengan semangat kebersamaan dan persatuan, kita akan mampu mengatasi berbagai tantangan berat saat ini, seperti efisiensi, globalisasi, digitalisasi, situasi geopolitik global, dan lainnya,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya Prof. H. Ahmad Dakhoir menungkapkan ciri-ciri manusia yang terlahir kembali atau kembali fitrah, yakni tidak pernah merasa takut dalam kebaikan serta doanya kabul, memiliki kejelasan dan keyakinan.

Sementara itu, Penceramah dalam kesempatan ini, yakni Al Mukarram Ustadz H. Muhammad Al Ghifari, dalam tausiyahnya mengatakan barang siapa yang dekat dengan Al Quran dan mempedomaninya dalam hidup, maka Allah SWT akan memberikan kemuliaan, kebahagiaan, dan ketenteraman, serta derajatnya dinaikkan oleh Allah SWT. Namun, apabila sebaliknya, maka bukan tidak mungkin seseorang akan senantiasa gelisah dan tidak pernah tenang dalam hidupnya walaupun memiliki banyak hal di dunia ini. “Surga sangat merindukan 4 golongan manusia, yang pertama dan yang terakhir adalah orang yang selalu membaca Al Quran,” pungkasnya. (Ahm)